Logo Pemerintahan Alam Semesta

English: Symbol emblematic of the infinity, et...
English: Symbol emblematic of the infinity, eternity, and universality of the Paradise Trinity of divine maintenance and direction, as described in The Urantia Book (Photo credit: Wikipedia)

Simbol di sebelah adalah copyright dari Urantia Foundation, berasal dari penggambaran yang ada dalam Urantia Book, kisahnya ada dalam Paper mengenai pemberontakan Lucifer. Pada saat itu berhadapanlah Gabriel sang eksekutif kepala dengan musuh besarnya, Lucifer, penguasa sistem perbintangan Satania.
Lucifer mengeluarkan banner bendera berupa bola hitam di tengah dasar merah. Gabriel menunjukkan logo pemerintahan alam semesta, yaitu tiga lingkaran konsentris biru azure, yang kemudian coba digambarkan sebagaimana diatas.

Maknanya adalah tiga Trinitas, Bapa, Putera, dan Roh. Konsep Trinitas dalam Urantia Book adalah satu Tuhan dalam tiga pribadi.
1. Bapa,  pusat dan sumber pertama, pusat semua Kepribadian.
2. Putera, adalah pusat dan sumber kedua, pribadi pusat alam roh, dimensi spiritual semua berpusat pada sang Putera.
3. Roh Infinit, pusat dan sumber ketiga, adalah pribadi pusat alam intelektual dan mental. Semua kecerdasan dan teknologi berpusat pada Dia.

Satu lagi wujud Tuhan yang satu itu, yaitu Firdaus, adalah pusat alam materi dan gravitasi, tidak berbentuk pribadi, sehingga tidak masuk dalam Trinitas.


Semua pribadi memiliki sifat khusus dan bisa diajak komunikasi, tanpa kecuali tiga Trinitas di atas.
1, Bapa sifatnya yang utama adalah pengasih. Kasih adalah esensi dasar.
2. Putera adalah mercy atau rahmat pengampunan, atau penyayang. Rahmat adalah sikap kita pada orang lain.
3. Roh Infinit adalah pelayanan, atau ministry. Pelayanan adalah aksi tindakan nyata kasih pada orang lain.

Tiga Pribadi ini bisa kita panggil dengan nama Mereka karena mereka adalah Pribadi atau Person.

Tiga Pribadi utama ini kemudian mencipta keturunan mereka masing-masing. Keturunan mereka juga dicirikan oleh pencipta mereka. Misalnya, salah satu yang kita kenal, Yesus atau Isa alMasih berulang kali dicatat para muridnya mengaku sebagai Anak. Ia menurut UB adalah keturunan gabungan dari Bapa + Putera, dan sifatnya adalah pengasih dan penyayang. Lihat saja dalam semua tindakan Yesus semasa hidup di planet ini. Yesus adalah cerminan seperti apa itu Tuhan. Contoh lain adalah malaikat (disebut serafim), yang berjumlah sangat banyak, adalah keturunan dari Roh Infinit, dan mereka dicirikan oleh aksi nyata melayani. Malaikat adalah para pekerja yang mengurus segala sesuatu dalam alam semesta.


Tiga plus satu itu adalah fondasi dasar alam semesta yang ada. Keempatnya adalah alam semesta ini, dari satu wujud Tuhan itu juga. Tuhan yang Satu kekal absolut tanpa kualifikasi dan Esa tanpa batasan itu mewujudkan diriNya menjadi wujud alam semesta ini melalui pribadi Trinitas + Firdaus itu. Dengan demikian Trinitas itu bukan hasil karangan atau tafsiran, tetapi itu adalah semua yang ADA. Trinitas itu dasar alam semesta semua yang kita lihat ini.

Ketiganya itu bekerjanya seperti dalam proyek apapun: pemikir/pemilik, perencana/arsitek, dan pelaksana/kontraktor. Bapa adalah sumber dan pemikir,  Putera adalah arsitek dan masterplan,  sedangkan Roh adalah pelaksana yang menjadikan semuanya. Pribadi menguasai semuanya, roh adalah yang memberi hidup, sementara intelek/mental adalah jembatan antara roh dan materi. Dengan pikiran, kita yang materi ini bisa memahami perkara spiritual yang tinggi. Sebaliknya dengan teknologi, roh (spirit) bisa menciptakan pengaturan untuk menguasai alam materi.

Setiap manusia diberi satu pribadi yang unik. Pribadi itu satu set sifat karakter yang tidak berubah dari lahir sampai kapanpun. Semua pribadi, manusia, malaikat, roh, diberi kepribadian oleh Bapa. Kalau kita menyembah, maka pusat penyembahan kita hanya satu : BAPA, sebab menyembah adalah kemampuan pribadi dan itu adalah koneksi antar pribadi maka hanyalah Bapa yang pantas menerimanya. Kita tidak sering berhubungan dengan sang Putera, sebab Ia mengurusi alam roh yang adalah pusat semua energi dan desain maharaksasa alam semesta trilyunan bintang ini. Kita mungkin lebih kontak dengan sang Roh Infinit, sebab kita punya jaringan kecerdasan dan teknologi yang bisa nyambung hingga ujung langit.

Tetapi alangkah hebatnya, karena ternyata Bapa menganugerahkan satu Percikan ilahi dalam diri setiap manusia, potongan dari Roh Bapa sendiri! dalam UB disebut dengan nama Thought Adjuster atau Penyesuai Pikiran. Namanya demikian sebab "Ia" adalah bukan pribadi, tetapi berujud roh pra-pribadi, "ia" bekerja di pikiran batin manusia, dengan tugas seperti menyetel dan membimbing, tanpa mengatur.
Penyesuai Pikiran ini, misinya suatu kali akan menyatu dengan jiwa kita, menggabungkan antara kepribadian kita dengan hidup roh ini. Maka kita akan hidup selamanya karena dalam kita ada roh yang memberi hidup sekalipun kita sudah pergi dari raga kita.

Demikianlah, maka Tuhan yang sangat jauh menjadi sangat dekat dengan hidup kita, bahkan manusia suatu kali ditakdirkan menyatu dengan Roh dari Tuhan. 

Kembali pada makna logo di atas, itulah logo pemerintahan alam semesta.




Enhanced by Zemanta

4 komentar:

  1. Satu lagi wujud Tuhan yang satu itu, yaitu Firdaus, adalah pusat alam materi dan gravitasi, tidak berbentuk pribadi, sehingga tidak masuk dalam Trinitas.

    BalasHapus
  2. Penjelasan yang melegakan setelah selama ini membingungkan walau telah banyak versi yang mencoba menafsirkan.

    BalasHapus
  3. ringkasan di campur bumbu sendiri...
    lbh bagus beli dlm bhsa inggris..
    spy tdk di tipu dlm terjemahan bhsa indon yg rendah..

    BalasHapus
  4. bacaan yg sangat menjelaskan dan mencerahkan

    BalasHapus