Langsung ke konten utama

Postingan

Status Terjemahan Desember 2018

Terimakasih untuk para pembaca yang sudah sering menanyakan kapan buku ini diterbitkan. Berhubung karena masih belum ada keputusan dari Urantia Foundation yang akan menanggung biayanya, maka belum ada kepastian kapan diterbitkan dalam bentuk buku cetak. Pertemuan terdekat baru akan diadakan April 2019, jadi para peminat mohon agar bersabar.

Untuk sementara, saya akan menerbitkan banyak artikel mengenai isi buku ini mulai awal 2019 di blog ini.

Terimakasih
Nugroho
widitruth@gmail.com

Follow di Twitter @urantiaindo

Untuk kamus definisi banyak istilah kunjungilah http://wikiurantia.blogspot.com
Postingan terbaru

Terjemahan The Urantia Book Revisi Ke 4 Menjelang Selesai

Terimakasih untuk banyak teman yang menanyakan buku ini. The Urantia Book sudah diterjemahkan dan dalam revisi yang keempat, diperkirakan satu (lagi) tahap terakhir revisi melibatkan beberapa orang reviewer yang adalah pembaca dan paham bahasa Inggris, mereka dari latar belakang beberapa agama di negara kita.

Hak cipta ada di Urantia Foundation sepenuhnya.

Setelah perjuangan panjang akhirnya terjemahan buku ini mulai kelihatan bentuknya. Pada umumnya sudah konsisten dan bisa dimengerti konsep-konsepnya, tapi banyak istilah yang baru dan tinggi, sehingga perlu harus didebatkan oleh para reviewer.   

Belum diketahui kapan dicetak menjadi buku cetak dan dipublish, karena tentunya akan membutuhkan anggaran tidak sedikit.

Kami akan memberitahukan  lebih lanjut secara berkala perkembangannya. 

Terimakasih

April 2018
Tim penerjemah The Urantia Book
Nugroho Widi dkk.
widitruth@gmail.com

Links:
Edisi asli bahasa Inggris yang sudah dicetak oleh Urantia Foundation:
https://www.urantia.or…

Status Terjemahan Urantia Book bulan April 2015: Selesai First Draft dan Revisi Pertama sampai paper 57

Penerjemahan Urantia Book oleh tim sudah selesai first draft (196 paper) dan dilanjutkan revisi, sampai akhir April ini baru sampai Paper 57.

Kalau melihat kecepatan editing, dalam satu minggu bisa selesai 3-4 paper. Satu paper berisi sekitar 20-30 halaman Word. Semoga tidak banyak halangan. Diharapkan akhir tahun 2015 revisi pertama sudah selesai. Tahun berikutnya 2016 revisi final dan penerbitan.

Tim penerjemahnya adalah Nugroho Widi (penerjemah utama, widitruth@gmail.com ), AM Yusuf (revisi), Rahman Trimulyana dan bu Intan sebagai anggota.

Demikian update statusnya. Terimakasih.


Akhir Januari 2013, Status Penerjemahan

Buku Urantia sedang diterjemahkan. Kira-kira sudah mencapai 70% first draft, namun setelah itu harus dilakukan revisi dua aau tiga kali sampai kira-kira terbaik untuk diterbitkan. Diperkirakan 2015 selesai.

Penerjemahan dilakukan oleh satu tim yang terdiri dari 4 orang, terdiri dari 1 penerjemah utama, dibantu 1 editor dan 2 reviewer.

Bisa kami katakan bahwa karena konsep yang disampaikan dalam buku ini, lebih tinggi bahkan ada yang sangat tinggi sehingga sulit untuk dibayangkan. Saya kebetulan saat ini sampai Paper 115-119 mengenai The Supreme, dan kalau Anda baca, wah itu sulitnya bukan main meskipun sangat konsisten isinya. Para penerjemah adalah juga pembaca buku ini, meskipun sudah cukup lama mendalami isinya, tetapi masih mengalami banyak kesulitan, terutama karena banyaknya istilah baru yang harus diperkenalkan. Saya sudah membacanya 15 tahun dan perlu dua tahun pertama untuk pertama membaca satu buku tuntas. Kosakata bahasa Indonesia dan bahasa dunia yang lain sering tidak cu…

BUKU URANTIA SECARA RINGKAS, BOOK FREE DOWNLOAD dalam bahasa Indonesia

Sampai dengan akhir 2012, Buku Urantia masih diterjemahkan oleh tim penerjemah Indonesia dan sudah mencapai sekitar 60%. Diperkirakan 2014 atau paling lambat 2015 baru selesai. Proses editingnya akan makan waktu banyak. Sampai 2013, bersamaan dengan terjemahan Indonesia buku ini sedang diterjemahkan ke bahasa Jepang dan China. Mohon maaf kalau cukup lama, sebab buku ini memerlukan pemahaman dan ketelitian ekstra, mengingat konsep yang disampaikan tinggi. Para penerjemah harus memeras otak dan mencari yang terbaik.  Ada banyak istilah baru yang harus diperkenalkan.

Kalau sudah terbit nanti akan keluar terlebih dahulu versi digitalnya di beberapa apps store Android dan Windows. Setelah itu baru versi cetak. Selain itu, saya akan menulis dan menerbitkan seri buku pengantar Seri Mudah Memahami Garis Besar Buku Urantia berdasarkan topik, saya rencanakan sekitar 20 buku/topik, yang akan banyak berbasis gambar visual dan bagan-bagan supaya nyaman dibaca dan dipelajari di tablet atau smartph…

Logo Pemerintahan Alam Semesta

English: Symbol emblematic of the infinity, eternity, and universality of the Paradise Trinity of divine maintenance and direction, as described in The Urantia Book (Photo credit: Wikipedia)
Simbol di sebelah adalah copyright dari Urantia Foundation, berasal dari penggambaran yang ada dalam Urantia Book, kisahnya ada dalam Paper mengenai pemberontakan Lucifer. Pada saat itu berhadapanlah Gabriel sang eksekutif kepala dengan musuh besarnya, Lucifer, penguasa sistem perbintangan Satania.
Paper 53 - The Lucifer RebellionPaper 54 - Problems of the Lucifer Rebellion Lucifer mengeluarkan banner bendera berupa bola hitam di tengah dasar merah. Gabriel menunjukkan logo pemerintahan alam semesta, yaitu tiga lingkaran konsentris biru azure, yang kemudian coba digambarkan sebagaimana diatas.

Maknanya adalah tiga Trinitas, Bapa, Putera, dan Roh. Konsep Trinitas dalam Urantia Book adalah satu Tuhan dalam tiga pribadi.
1. Bapa,  pusat dan sumber pertama, pusat semua Kepribadian.
2. Putera, adalah…

The Urantia Revelatory Process

The Urantia Revelatory Process:
by Denver Pearson
December 2011

Whether we are a long time student or a new reader of the Urantia Book, the most often asked question and the most difficult to satisfactorily answer is, “Who wrote it and how?” We all eventually come up with some unsure and therefore uncomfortable answer we have rehearsed over and over again to make it sound intelligently authoritative. But the answer we have devised has been derived from what we’ve heard from others or have read in Urantia apocrypha and as soon as it leaves our lips we feel a little empty. It was because of this feeling I decided to go back to the small amount of information available about the early days and to the revelation itself to see if I could come away with a clearer idea about the origin of the papers.